Musik Segala Lapisan

Dwi Andri YatmoBicara musik dangdut tidak akan ada habisnya. Karena menurut Bang Haji Rhoma Irama, musik dangdut adalah musik asli Indonesia. Walau sebenarnya ada unsur-unsur dari luar. Tetapi entah mengapa musik dangdut masih dipandang sebelah mata. Ada lho orang yang tidak suka medengarkan musik dangdut.

"Ini musik apa? Ganti-ganti!" Ada yang kayak gitu.

Kita tahu bahwa itu hak setiap orang. Hak untuk menyukai genre musik tertentu. Dan itu tidak bisa kita paksa. Misal kita sudah dangdut, pacar kita juga harus suka dangdut. Bagaimana pun caranya. Seperti itu yang tidak diperbolehkan.
Suasana Dangdut Panggung | Foto : omclassic.com
Kalau kita tengok ke desa musik dangdut seolah mendapatkan tempat istimewa. Mungkin jika diadakan survei atau kuisioner tentang genre musik apa yang paling disukai. Dangdut menempati posisiii teratas. Dangdut seolah mewakili kehidupan orang bawah. Terlepas karena lirik-liriknya yang menceritakan kehidupan sehari-hari. Serta alunan musiknya yang rancak dan bisa membuat orang menggerakkan tubuhnya sekadar bergoyang.

Ibarat rantai makanan dalam pelajaran IPA sewaktu SMP, dangdut itu menempati posisi paling atas sendiri. Musik ini paling bisa menyesuaikan tren pasar. Paling dinamis daripada jenis musik-musik lainnya.

Lagu pop bisa dibawakan versi dangdut. Tapi belum tentu lagu dangdut bisa dibawakan ke versi pop.
Lagu jazz? Bisa.
Lagu rock? Itu apalagi, bisa.
Lagu hiphop? Kecil
Lagu reggae? Tidak masalah
Lha wong lagu sholawat saja bisa dibawakan ke versi dangdut.

Jadi jangan heran bahwa di desa-desa masih begitu kental dengan musik dangdut. Tengok saja setiap kali ada acara dangdut panggung dimana pun itu, pasti akan selalu ramai. Maka tidak heran Musik Orkestra tumbuh subur di Jawa Timur hingga Jawa Tengah. Sebut saja Sera, Monata, New Pallapa, Sagita dan masih banyak lagi.

Fans dari masing-masing musik orkestra tersebut juga bertebaran. Sebut saja Sera Mania, fansnya OM Sera.  Sahabat New Pallapa (SNP), fansnya OM New Pallapa. Kenapa mereka bisa eksis? Pertama karena musik dangdut musik yang menggembirakan. Musik yang bisa untuk berjoget bersama.
Kerusuhan yang terkadang tidak bisa dihindarkan | Foto : cinmi.com
Kedua, faktor dari para penyanyinya. Jangan heran kalau para penyanyi dangdut selain ditunjang suaranya yang aduhai enaknya. Juga ditunjang paras cantik dan tubuh yang sintal. Kalian pasti familiar dengan nama Via Vallen, Nella Karisma, Wiwik Sagita, dll. Mereka itu salah satu daya tarik para fans untuk selalu datang ketika manggung.

Toh banyak orang mencibir musik dangdut adlaah musik kampungan. Musik ndeso. Musik kelas bawah. Tapi bagi kami musik dangdut adalah anugerah yang tidak bernilai. Karena dari dangdut kita bisa memiliki pertemanan yang banyak. Kita bertemu dengan orang-orang baru. Terciptanya relasi atau jaringan pertemanan.

Tetapi sekali lagi, kita tidak bisa memaksakan kehendak kepada oranglain. Kalau oranglain tidak suka dangdut, ya silakan. Asal jangan menjelek-jelekkan satu sama lain.


Salam dangdut!! Salam Puinuk

Seseorang yang masih terus belajar, belajar dan belajar. Jangan pernah puas dengan ilmu yang kita miliki saat ini!!

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Monggo nak selo podo komentar..... EmoticonEmoticon