Urip mung mampir ngarit!

Kamus Basa Purwodadi

Sebenarnya kenapa saya membuat tulisan ini dikarenakan sebagian besar tulisan di blog ini banyak menggunakan bahasa sehari-hari. Alias menggunakan bahasa internasional desa kami, yakni boso Jowo khas Purwodadi. Masih banyak sekali kekurangan di tulisan ini, tentu setiap saat akan saya tambah dan update.

KAMUS BASA PURWODADI

A
Ambu : bau
Ambung : cium
Angger : sembarang, sak karepmu
Angon: menggembala sapi, kerbau atau wedus
Apusi : berbohong
Asem : buah untuk bumbu sayur; umpatan/makian
Asu : anjing; umpatan/makian, contoh raimu koyok asu, asu tenan kowe yo!
B
Belik : sumur dangkal yang biasa di buat di sungai ketika musim kemarau
Bengkok : sawah milik desa
Bento : gila/edan; umpatan/makian
Besik : kegiatan membuang rumput yang ada di sawah habis panen
Brengos : kumis
Brujul : membajak sawah dnegan bantuan sapi atau kerbau
Buritan : halaman belakang rumah
C
Caping : penutup kepala yang terbuat dari bambu berbentuk kerucut
Ciblon : bermain-main di kali/sungai
Cocot : mulut; umpatan/makian
Cuangkem : mulut; umpatan/makian
D
Dadah : kebun atau lahan di belakang atau samping rumah
Dami : batang padi, ada juga yang menyebutnya damen.
Dangir : menyiangi rumput yang tumbuh di sawah, biasanya ketika menanam padi di musim kemarau
Dapur : rumpun bambu; wajah, rai, muka
Daut : mengambil bibit semai padi untuk dipindah ditanam di sawah
Delikan : permainan petak umpet atau sembunyi
Dengaren : tumben
Dobol : berbohong, membual
Dol : jual
E
Ealah : oalah
Ekrak : pengki
F
G
Gado : makan lauk tanpa nasi
Gadoh : memelihara sapi atau kambing milik orang lain
Galengan : pematang atau tanggul sawah
Gangsir : serangga sejenis jangkrik yang biasa ditemukan di kebun
Gaya : perbuatan di luar sewajarnya
Gedek : dinding rumah dari bambu
Gereh : ikan yang biasa dibuat lauk (pindang)
H
I
Ileng : ingat
Ilir : kipas tangan yang terbuat dari bambu dan ada pegangannya
Inuk : enak, lezat
Iwak : daging, contoh iwak pitik, iwak wedus; lauk nasi; ikan
J
Jagong : bertandang ke rumah seseorang yang punya gawe/khajatan
Jagulan : bekerja untuk mendapatkan imbalan, biasanya jagulan macul, jagulan ngedos.
Jangan : sayur; janganan : sayuran
Jangkrik : serangga di sawah; umpatan/makian
Jemah : jumat
Jengklong : nyamuk
Jeratun : tanggul saluran irigasi
Jitung : berkumpul di depan rumah ketika sore hari atau malam hari biasanya beralaskan tikar, tetapi sudah jarang ditemui sekarang ini.
K
Kakeane/kakeanem : umpatan/makian
Kalen : parit, selokan
Kanggo : buat, untuk; go : singkatan dari kanggo itu sendiri, malah sering dipakai sehari-hari.
Kasep : terlambat
Kecek : main hujan-hujanan
Kelon : tidur bersama, meniduri anak atau istri
Kemaki : sok-sokan
Ketisen : meriang, tidak enak badan
L
Larahan : sampah
Lambe : bibir; ungkapan kekecewaan atasucapan seseorang; rujak lambe : berciuman
M
Manasati : buat orang jengkel, manaske ati
Matun : membuang gulma yang ada di tanaman padi.
Mbadok : makan dalam bahasa kasar
Mbayi : melahirkan
Mbokan : barangkali
Memper : pantas
Misuh : memaki atau mengumpat
Momong : mengasuh anak kecil
Mucuki : memotong ujung pohon jagung di atas letak jagugnya.
Munjung : mengantarkan makanan beserta undangan pernikahan/sunatan
N
Ndas : kepala atau sirah; ndasmu : ungkapan kekesalan seseorang
Ngedos : panen padi dengan alat perontok padi yang bernama dos
Ngarit : mencari rumput untuk makan ternak di rumah
Ngeleh : lapar
Ngemong : momong atau mengasuh anak kecil
Nglegok : bertelanjang dada
Ngobat : mencari ikan memakai obat pestisida atau apotas/potas
Ngocor : menyiram tanaman jagung dengan campuran obat pestisida menggunakan ceret
Ngorong : haus
Nguntal : makan dalam bahasa kasar
O
P
Pawon : dapur, tempat memasak
Pek : diminta, diambil
Pelem : mangga
Picek : buta, tidak bisa melihat; ungkapan yang menyatakan seseorang tidak becus melihat atau juga bisa diartikan tidur (micek)
Pindang : sayur hitam yang memakai buah kluwak (rawon); ikan gereh
Plinteng : ketapel
Pring : bambu
Q
R
Rabuk : pupuk; ngrabuk : memupuk tanaman di sawah
Rai : wajah/muka; ungkapan kekeselan seseorang (raimu)
Ramban : memetik sayuran di sawah atau kebun; rambanan : sayuran
Re : kata penekanan untuk sebuah pertanyaan, sama halnya sih, misal piye sih? Piye re? Orang Pati juga sering menggunakan kata ini.
Rencek : kayu atau pring yang digunakan untuk bahan bakar memasak
S
Sambatan : gotong royong
Sanggeman : lahan atau sawah di hutan
Sapah : singkong, ketela pohon, pohung
Sebeti : mengambil daun jagung yang berada di bawah jagung ke bawah.
Sedot : alat untuk menyedot air dari sawah atau irigasi (diesel), nyedot : mengambil air sungai disalurkan ke sawah.
Sempret : alat menyemprot obat pestisida di sawah; nyempret: menyemprot obat pestisida di sawah baik untuk jagung, padi maupun tanaman lain.
Sorpring : singkatan ngisor pring artinya di bawah pohon bambu
Sporot : kaos dalam pria
Sumuk : panas
T
Tandur : menanam padi di sawah saat musim hujan
Tawu : mencari ikan dengan cara menguras suatu sumber air/sungai dengan membuat bendungan
Telek : kotoran ayam
Telo : ketela rambat, ubi jalar, ubi rambat; umpatan/makian untuk menggambarkan tidak tahu atau bodoh, kekecewaan.
Tempah : menata bibit padi untuk memudahkan para ibu menanamnya
U
Ulur : menanam jagung/padi/palawija dengan memasukkan biji ke dalam lubang tanah sawah
Umbal : naik angkot/bus
Utek : otak, pikiran; umpatan/makian
V
W
Waloh : labu; umpatan/makian
X

Y

Z
 Atau teman-teman semua ada yang mau menambahkan juga saya persilakan di komentar.

Salam Macul.....
0 Komentar untuk "Kamus Basa Purwodadi"

Monggo nak selo podo komentar.....

Back To Top