Urip mung mampir ngarit!

Belajar Dari Air


Sore itu akhirnya turun hujan. Sudah lama tidak turun hujan. Membasuh tanah kampung yang sudah kering kerontang akibat kemarau panjang. Hal yang sangat dinanti-nantikan para petani untuk mengawali musim tanah. Bau khas tanah kering terguyur air hujan. Orang kampung menyebutkan bau tanah lempung.

Tak ada yang aku lakukan, hanya memandang hujan di balik kaca kamar dekat balkon. Melihat tetesan air hujan yang tanpa lelah turun ke bumi. Seperti itulah mencintai tanpa mengenal lelah. Layaknya air hujan yang tanpa henti membasuh bumi. Meski mereka tahu sakit rasanya. Haiisshh aku ngelantur apa ini.

"Daripada bengong gitu mending kita main UNO yuk!" ajak Hati mendekatiku. Langsung duduk persis di sebelahku membawa tumpukan kartu UNO. "Akal, Nafsu ayo ke sini. Ikut main UNO!" ajak Hati kepada Akal dan Nafsu yang dari tadi bertengkar berebut main game di laptop. Mereka selalu saja begitu.

"Dingin-dingin gini ditemani cokelat panas enak nih," celetuk Hati yang masih menata kartu UNOnya."Kal, buatin dong! Kemarin kan sudah aku buatin teh hangat. Ya ya ya?" rengeknya.

"Ah, manja sekali kau, Hat!" jawab Akal."Naf, ayo ikut ke dapur. Bantu buat!"

"Yaaaahhhh...." lagi-lagi jawaban sebal mereka perlihatkan.

Cokelat panas sudah tersaji di depan masing-masing. Hawa dingin mulai merasuk. Guyuran hujan masih belum berhenti. Embun air mulai nampak di dinding kaca. Tujuh kartu UNO juga sudah tangan masing-masing. Hati mulai permainan kartu, mengambil kartu awal 7 merah.
*****
Sekarang gilirannya Nafsu yang main. Kartu teratas adalah Wild Two (+2) yang berarti Nafsu harus mengambil dua kartu dari tumpukan. Permainan berlanjut.

"Hujan belum juga reda ya?" gumamku sendiri. "Air. Menurut kalian air apakah yang sangat berharga di dunia ini?" tiba-tiba aku mengeluarkan bahan pertanyaan di sela permainan UNO. Mereka bertiga berhenti sejenak.

"Kalau aku sih mungkin berpendapatnya ASI. Air Susu Ibu. Karena kita kecil tidak mungkin tidak minum ASI. Bahkan itu sangat dianjurkan sampai umur 2 tahun. Dan sudah banyak penelitian yang membuktikan pentingnya ASI eksklusif bagi perkembangan balita itu sendiri," tutur Hati langsung menanggapi.

"ASI kan susu, Boy. Bukan air. Yang penting kamu jalan dulu. Lama nih aku nunggu kamu gak jalan-jalan. Kalau memang gak ada kartu yang cocok cepatan ambil!" balas Nafsu yang kesal.

"Iya-iya, sabar sedikit kenapa?" Hati mengeluarkan kartu 8 Hijau. Giliranku yang harus mengambil kartu karena tidak ada kartu angka 8 atau warna hijau di tangan.

"Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan otak pada bayi yang diberi ASI lebih besar daripada bayi yang tidak diberikan ASI. Sebuah analisis komparatif bayi yang diberi ASI dan susu formula bayi oleh James W. Anderson, ilmuwan dari University of Kentucky, menetapkan bahwa IQ bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka daripada bayi lainnya yang tidak diberi ASI.

“Sebagai hasil dari penelitian ini, ditetapkan bahwa ASI sangat bermanfaat bagi kecerdasan hingga 6 bulan dan bahwa anak-anak yang disusui kurang dari 8 minggu menunjukan tidak adanya perkembangan IQ yang signifikan.

Kami bertiga mendengarkan dengan saksama penjelasan Hati. Giliran si Akal yang harus mengambil kartu di tumpukan karena Nafsu mengeluarkan kartu Wild Four. Terlihat Nafsu tertawa dengan sinis dan puas.

"Sebagai hasil dari semua penelitian yang telah dilakukan, terbukti bahwa ASI yang dibahas dalam ratusan tulisan yang telah terbit, melindungi bayi terhadap kanker. Fakta menunjukan  bahwa mekanisme yang belum sepenuhnya dipahami. Ketika sebuah protein ASI membunuh sel-sel tumor yang telah ditumbuhkan di dalam laboratorium tanpa merusak sel yang sehat, para peneliti menyatakan bahwa sebuah potensi besar telah muncul.

“Catharina Svanborg, profesor imunologi klinis di Universitas Lund di Swedia, memimpin kelompok penelitian yang menemukan rahasia mengagumkan dari ASI. Tim ini di Universitas Lund menjelaskan kemampuan ASI dalam memberikan perlindungan melawan beragam jenis kanker sebagai penemuan yang ajaib. UNO...," ujar Hati dengan semangat. Yang menandakan kartu yang di tangan Hati tinggal satu.

"Dan ironisnya, banyak ibu-ibu muda sekarang yang tidak memberikan ASI eksklusif. Alasannya karirlah, capeklah dan seabrek alasan yang dibuat-buat. Padahal dalam Al Qu'an sudah dijelaskan dengan gamblang, “Dan Ibu-Ibu  hendaklah  menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh. Bagi yang ingin menyusui secara sempurna……”. (Al Qur’an, 2:233)"

"UNO...." lagi-lagi Hati berteriak. Ternyata Nafsu yang kartunya tinggal satu lupa mengucapkan kata UNO. Karena sudah didahului Hati, Nafsu harus mengambil dua kartu di tumpukan kartu. Wajah Nafsu semakin sebal dan jengkel. Bisa-bisanya dia lupa mengucapkan UNO.
*****
Kini giliran Akal ikut ambil bagian dalam diskusi hangat sore ini. Tidak lupa dia mengeluarkan kartu Skip

"Kalau menurutku air wudhu. Secara tidak sadar, kita selalu menyepelekan hal berwudhu. Karena sesungguhnya berwudhu tidak sekedar membasahkan muka dari air saja. Sejatinya banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh dari berwudhu. Ini siapa yang selanjutnya jalan nih?” akal mengitarkan pandangannya ke kami bertiga. Semua mata tertuju kepadanya.

“Oh aku yang jalan to. Maaf, maaf,” Akal mengeluarkan lagi-lagi kartu Skip. Kartu di tangannya kini tersisa dua kartu.

“Peneliti dari Universitas Alexsandria, dr Musthafa Syahatah, yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.

“Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan, kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu, kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita. UNO.....” Akal mengucapkan UNO yang berarti kartunya tinggal satu. Kartu yang dikeluarkan Wild Four (+4).

“Warna apa yang kamu pilih Kal?” Hati yang bersemangat kartunya tinggal satu. Hati mendengus kesal karena warna yang dipilih Akal tidak sama yang dimiliki Hati. Terpkasa Hati harus mengambil empat kartu di tumpukan kartu ambilan. Nafsu yang dari tadi masih diam tertawa senang karena Hati tidak jadi menang.

“Para pakar kesehatan senantiasa menganjurkan agar kita mencuci kaki mulut dan muka sebelum tidur. Apakah itu juga ada hubungannya dengan manfaat berwudhu sesuai penjabaranmu tadi Kal?” gantian aku yang bertanya.

“Boy, cepetan jalanlah. Sudah lama aku menunggu dari tadi Hati sudah minum kartu banyak itu, hahahaha,” sergah Nafsu

“Anjuran untuk berwudhu juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Sebab ketika seseorang dalam keadaan suci. Jika seseorang berada dalam keadaan suci, berarti ia dekat dengan Allah. Karena Allah akan dekat dan cinta kepada orang-orang yang berada dalam keadaan suci.

“Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.) Atau hadist lainnya yang berbunyi, “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat.” (HR. Bukahri dan Muslim) 

“Dari Umar bin Harits bahwa nabi bersabda: “Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi allah.” Maksudnya orang yang berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yang tinggi disisi Allah. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa berwudhu sebelum tidur merupakan anjuran nabi yang harus dikerjakan bila seseorang ingin memperoleh kemuliaan disisi Allah. Lho kok malah tidak pada jalan, hahahaha. Penjelasanku terlalu panjang dan membingungkan ya?”

Kami bertiga tertegun mendengar penjelasan Akal. Kami semua sepakat kalau apa yang dikatakan Akal selalu berbobot dan memberikan wawasan baru.

“Apakah air wudhu mampu menjaga wajah wanita tetap cantik, Boy?” entah kenapa Nafsu bertanya yang seharusnya ditanyakan oleh Hati. Tiba-tiba permaiannya berhenti sejenak.

“Hahahaha,” Akal tertawa mendengar pertanyaan Nafsu.”Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan tentang wudhu. Ia mengemukakan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka, yaitu sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menghubungkan hikmah wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut.

“Dokter Ahmad Syauqy Ibrahim peneliti hidung, penyakit dalam, dan penyakit jantung di London mengatakan : "Para pakar sampai kepada kesimpulan: Pencelupan anggota tubuh ke air akan mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan pada syaraf dan otot, menormalkan detak jantung, kecemasan dan insomania (susah tidur)".

Akal berhenti sejenak mengambil nafas. Menyeruput cokelat panas di depannya.

“Mokhtar Salem dalam bukunya “Prayers a Sport for the Body and Soul” menjelaskan bahwa wudhu dapat mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Apabila dibersihkan dengan air (terutama saat berwudhu), maka bahan kimi tersebut akan larut bersama air. Selain itu, wudhu juga dapat membuat seseorang menjadi tampak lebih muda.

“Di dalam buku Mukjizat Berwudhu karya Drs. Oan Hasanuddin, R.O, Akp, MA. Dijelaskan bahwa anggota badan yang dibasuh air wudhu memiliki titik akupresure dan akupunktur yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seseorang. Titik-titik tersebut merupakan bagian titik pijat dan akupunktur untuk mengobati berbagai macam penyakit.

“Ulama fiqih juga menjelaskan bahwa wudhu juga merupakan upaya untuk memelihara kebersihan. Daerah yang dibasuh dengan air wudhu seperti tangan, daerah muka, dan kaki merupakan bagian yang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing, termasuk kotoran. Oleh karena itu, daerah tersebut harus dibasuh untuk menghindari penyakit kulit yang umumnya sering menyerang permukaan kulit yang terbuka dan jarang dibersihkan seperti sela-sela jari tangan, kaki, dan belakang telinga.

“Memang terdapat penelitian dan terbukti bahwa wudhu dapat membuat kita lebih cantik, tetapi janganlah berwudhu karena hanya mengejar niat ini. Baiknya, apa-apa yang kita lakukan selalu arahkan untuk mencapai Ridha Allah SWT. Masih ada yang meragukan manfaat tersembunyi dari berwudhu?”

Kami bertiga sepakat menggelengkan kepala. Permainan UNO dilanjutkan kembali. Kini posisi kartu masing-masing, aku masih tersisa 3 kartu, Akal 1 kartu, Nafsu 3 kartu dan Hati 5 kartu. Yang memungkinkan menang terlebih dahulu adalah Akal karena kartunya tinggal satu. Bukan Nafsu namanya kalau membiarkan Akal menang dengan mudah.

Giliran Nafsu mengeluarkan kartu Skip kepada Akal, sehingga akal tidak bisa berjalan. “Makan itu kartu Skip,Boy!”

“Sekarang giliran kamu Naf!” pinta Hati

“Lho kau kan sudah mengeluarkan kartu Skip!”

“Maksudnya giliran kamu yang bersuara setelah Akal dan Hati tadi,” aku bersuara menengahi.

“Oh itu, apa ya? Tadi Hati memilih ASI, Akal memilih air wudhu,” Nafsu mulai berpikir.

“Ah kelamaan mikir kamu Naf!” sebal Hati.”Masalah nyanggah kamu nomor satu. Giliran dapat bagian malah bingung, huuuuuuu.” Hati menjulurkan lidahnya sebagai tanda mengejek Nafsu.

“Sabar, Hat! Biarkan Nafsu berpikir sejenak!” tenang Akal

Hujan di luar agaknya belum mau mereda. Malah mulai timbul petir di langit.
*****
“Kalau menurutku Air Zamzam. Zamzam yang dalam Bahasa Arab memiliki arti ‘banyak atau melimpah ruah’. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa air ini memiliki keunggulan dan kelebihan dibandingkan dengan air tanah biasa. Melalui penelitian kimia dan fisika dalam air zamzam, Dr Hamdi Saif dari Alexandria University bahkan menyimpulkan, zamzam adalah air terbaik di permukaan bumi. Zamzam memiliki keseimbangan elektrolit yang sempurna, juga mineral esensial yang sangat baik lagi penting bagi kesehatan. Ia juga sangat alami dan murni, bebas dari satu pun mikroorganisme patogen. Air zamzam sangat membantu dalam pengobatan pengobatan penyakit ginjal dan jantung, masalah mata, migrain, dan sejumlah kondisi kronis lainnya.

“Tak seperti air lainnya, zamzam mengandung kalsium, magnesium, dan fluorida. Ini adalah kandungan unik dan khusus yang membuat zamzam memiliki khasiat untuk menyegarkan kembali para jamaah yang kelelahan.

“Dan hebatnya, zamzam tak mengenal kadaluarsa, meski harus hati-hati dengan kontaminasi wadah atau lokasi penyimpanannya. Zamzam 100 persen alami, tidak ada klorin di dalamnya, juga tidak diolah secara kimia dengan cara apapun.

“Peneliti Puslit Geoteknologi LIPI, Robert M. Delinom mengatakan, air zamzam memiliki kandungan mineral yang lebih dibandingkan dengan air tanah pada umumnya. Salah satunya, dipengaruhi lingkungan geologis dan cuaca. Robert memaparkan kondisi sekitar Mekkah yang tidak banyak air hujan, cuaca yang panas mengakibatkan terjadinya penguapan mineral yang terkonsentrasi dalam air. Sehingga lebih berkhasiat. Lebih menyehatkan badan, energinya lebih, memberikan nutrisi pada tubuh. UNO...” teriak Nafsu girang bukan main. Lagi-lagi dia mengeluarkan kartu Skip mematikan langkah Akal.

Senang rasanya mendengar semua penjelasan dari mereka bertiga. Awalnya aku hanya ingin mendengarkan mereka berpendapat. Tetapi mereka memberikan ilmu pengetahuan yang mungkin aku sendiri belum mendapatkannya. Tak terasa jam dinding kamar menunjukkan pukul 16:00, berarti sudah 2 jam lebih kami berdiskusi dan bermain UNO.

Tiba-tiba petir menyambar di tengah perasawahan. Menimbulkan gelegar suara gemuruh yang lumayan memekakkan telinga. Reflek Hati memelukku mencari perlindungan.

“Yaelah malah main peluk-pelukan. Main woi main,”

“Kamu mau dipeluk juga Naf. Sini-sini aku peluk...,” canda Akal melihat Nafsu kesal.

“Iiiihhh...dipeluk kamu mending aku meluk guling, Boy!”

Kami semau tertawa mendengar kelakuan mereka berdua. Permainan kami lanjutkan kembali. Sekarang posisi berimbang, Nafsu, Akal dan Hati tinggal satu kartu. Tinggal aku yang masih memegangdua kartu. Seolah aku memegang kendali permainan. Jika kartu yang aku keluarkan ternyata Nafsu tidak sama berarti kemungkinan Nafsu menang terlewati.

“Kalau kamu sendiri bagaimana, Kawan! Kesimpulan yang dapat kau berikan kepada kami semua!”

Gerakan tanganku tertahan atas pertanyaan Akal barusan.

“Eh...” aku menggaruk kepala yang tidak gatal. Semua mata memandangku.”Iya, iya tapi pandangannya jangan begitu, hahaha. Sebenarnya semua air itu baik, tergantung informasi apa yang kita berikan kepada air tersebut....”

“Maksudnya apa, Day?” Hati tiba-tiba memotong perkataanku.

“Di dalam buku-buku yang ditulis Dr. Masaru Emoto, dialah penemu kristal air yang menakjubkan itu. Bahwa air-air yang diucapkan doa dan kata-kata baik akan membentuk kristal yang sangat indah.
“Di dalam buku Thibbun Nabawi (Kedokteran Nabi) karya Imam Ibnul Qayyim. Di buku itu dituliskan bahwa Nabi Muhammad Saw, menggunakan air doa sebagai medium kesembuhan si sakit. Penemuan Dr. Masaru Emoto memiliki korelasi dengan apa yang diajarkan Nabi selama ini. Dr. Masaru Emoto mengatakan bahwa hal itu terjadi karena air merupakan misteri kehidupan. Mereka yang berhasil mengungkap rahasia di balik air, berarti telah menyingkap misteri kehidupan. Allah Swt. berfirman, “Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup…” (QS. Al-Anbiya [21]: 30).

“Dalam penelitian Masaru Emoto, semakin jelas terlihat bahwa kualitas air dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk, bergantung pada informasi yang diterimanya. Hal ini membuatnya yakin bahwa kita, manusia, juga dipengaruhi oleh informasi yang kita terima karena 70% tubuh manusia dewasa adalah Air.

“Karena kualitas air bergantung pada informasi yang diterimanya, konsekuensi logisnya adalah manusia – sebagai makhluk yang sebagian besarnya terbentuk dari air – sudah seharusnya diberikan informasi yang baik. Jika kita melakukan hal ini, pikiran dan tubuh kita akan menjadi sehat. Di pihak lain, jika kita menerima informasi yang buruk, kita akan merasakan sakit.

“Mari kita berkata-kata positif kepada orangtua kita, saudara-saudara kita, sahabat-sahabat kita, pasangan hidup kita, anak-anak kita. Karena apa yang kita katakan kepada mereka sangat mempengaruhi jiwa mereka. Dengan hasil penemuan yang menakjubkan ini, semoga tidak ada lagi kata-kata kasar, merendahkan, dan menghinakan orang lain.

“Sudah selesaikan Boy? Cepat keluarkan kartumu!”

Dengan terpaksa aku mengeluarkan kartu 7 Merah. Aku sudah menduga kalau Nafsu pasti memiliki kartu yang sama. Entah itu angka atau warnanya.

Tiba-tiba.....Peeettttttt. Semua terlihat gelap. Pemadaman listrik ternyata. Kami bertiga tertawa kecuali Nafsu. Dia jengkel bukan main. “Mati lampu sialan, sedikit lagi aku menang!” cerocosnya dalam kegelapan.

Aku alihkan pandangan keluar. Menembus dinding kaca yang sudah blur karena embun air hujan. Terlintas dalam pikiran sesosok wanita yang sudah beberapa hari ini tidak memberikan kabar. Aaahh sudahlah. Hatiku terasa gelap seperti gelapnya kamar ini. Terdengar Akal dan Nafsu masih adu argumen masalah kemenangan tadi.

Salam Macul
0 Komentar untuk "Belajar Dari Air"

Monggo nak selo podo komentar.....

Back To Top